Image Background
Total Visitor ~hit_counter~
~client_time~
Copyright © 2010. Special Design for Santosa Asih Group. All rights reserved.
P
ada tahun 1988 didirikan Yayasan Santosa Asih yang bergerak di bidang kerohanian dan pelayanan, yang diprakarsai oleh dan atas inisiatif Bapak Drs. Saut M. Hasibuan, M.C.M., Bapak Drs. J. Leonardo Silitonga dan Bapak Djamarden Sinaga. Karena merasa terbeban akan pelayanan yang semakin dibutuhkan dan perlu untuk membantu jiwa-jiwa dan orang-orang yang haus akan kasih sesama, di atas semua itu untuk Kemuliaan Nama Tuhan Yesus.
Dan mulai saat itu setelah adanya surat keputusan Dirjen Bimas Kristen Protestan, tanggal 12 Augustus 1989, maka kegiatan kerohanian semakin gencar dan terarah, dengan menyelenggarakan pelayanan pelayanan berupa :
Mendukung pelayanan Gereja Tuhan di Indonesia yang digembalakan oleh Bapak Yohanes Asumbak bertempat di pondok Santosa Asih Jl. H. Amsir No. 16 Sunter Jaya, Jakarta Utara dari tahun 1992 sampai dengan 1997.
Mengadakan KKR di daerah-daerah. Di pematang Siantar, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Irian Jaya dan lain-lain dengan dihadiri 10.000 sampai dengan 15.000 orang.
Mengadakan KKR, bekerja sama dengan GRII (Gereja Reform Injili Indonesia), Gembala Sidang Bapak Steven Tong dan Gereja-gereja Oikumene.
Mengadakan kegiatan kerohanian lainnya, Seminar dan Diakonia.
Melihat kebutuhan yang sangat mendesak dalam pelayanan dan di dorong oleh satu VISI dan MISI untuk melaksanakan satu pelayanan yang holistik, yaitu pelayanan yang sanggup menyentuh sampai kepada kebutuhan mendasar dari anggota-anggota jemaat dalam mejalankan kehidupan sehari-hari, Bapak Drs. Saut M. Hasibuan, M.C.M terpanggil untuk mendirikan sebuah lembaga organisasi Gereja menjadi tempat di mana visi dan misi tersebut di jalankan.
Dengan mengadakan pertemuan, rapat-rapat, study dan pembahasan yang panjang September 1999, maka di sepakati dan di tentukan untuk mendirikan lembaga gereja yang bernama Gereja Reformasi Injili Santosa Asih.
Selanjutnya Gereja Reformasi Injili Santosa Asih (GRISA) di bawah pimpinan Bapak Pastor Saut M. Hasibuan, didaftarkan keberadaannya sebagai salah satu Badan Gereja yang sah di DKI Jakarta, ke Kantor Wilayah Departemen Agama Republik Indoensia, Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, tanggal 30 Desember 1999.
Dan oleh Kanwil Depag DKI Jakarta, meresponnya dengan SK Kanwil Depag, DKI Jakarta, No. WJ./7/BA. 01. 1/1733/2000, tertanggal 4 Mei 2000.
Setelah keberadaannya terdaftar di Kanwil Depag DKI Jakarta, maka Gereja Reformasi Injili Santosa Asih (GRISA) didaftarkan ke Departeman Agama Republik Indonesia agar dicatat keabsahannya sebagai salah satu Badan Gereja resmi di Indonesia. Maka keluarlah SK Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Departemen Agama Republik Indonesia, dengan No. DJ. III/Kep/HL.005/56/1630/2003, tertanggal 7 Mei 2003, selanjutnya diperbaharui dengan SK Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Departemen Agama Republik Indonesia, dengan No. DJ. III/Kep/HK.00.5/265/2008, tertanggal 11 September 2008.
Pada Sidang Umum Sinode yang diselenggarakan 8-10 Oktober 2009 di Jakarta salah satu hasil sidang adalah perubahan nama Gereja Reformasi Injili Santosa Asih (GRISA) menjadi Gereja Santosa Asih (GSA).
Dalam perkembangannya Gereja Santosa Asih sebagai Tubuh Kristus merasa perlu untuk menyatukan diri, membangun persekutuan dengan Gereja-Gereja lain di Indonesia, yang saat ini telah mengajukan permohonan untuk bergabung menjadi anggota Persekutuan Gereja Indonesia Wilayah (PGIW) Jakarta.
Perkembangan Gereja Santosa Asih (GSA) hingga sekarang ini adalah berkat dukungan para aktivis yang mempunyai dedikasi yang tinggi dalam pelayanan dan merasa terpanggil untuk mewujudkan Amanat Agung Kristus ke seluruh Wilayah Nusantara. Bersamaan dengan perkembangan jemaat yang positif dan yang aktif itu, maka Gereja Santosa Asih semakin menyadari tugas panggilannya, untuk menanganinya lebih bersungguh-sungguh dan professional, dengan perjuangan, sikap dan tanggung jawab terhadap gereja dan pelayanan lainnya.
Dengan tidak ingin mementingkan kepentingan individu serta organisasi sendiri, kami yakin Gereja Santosa Asih menjadi gereja yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa, supaya dalam Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang di bawah bumi, dan segala lidah mengaku; bahwa Yesus adalah Tuhan.
Sampai saat ini Gereja Santosa Asih sudah tersebar diseluruh Indonesia ada 30 Gereja Lokal dan 8 Pos PI yang tersebar di Sumatera, Medan, Nias, Porsea, Sibolga, Lampung, Riau, Jawa Timur, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.
Latar Blkngrose
Contact immediately